Eco Town at Sawangan

8 Contoh Kuitansi Jual Beli Tanah yang Benar, Cek Dulu!

contoh kwitansi jual beli tanah

Memahami contoh kuitansi jual beli tanah adalah hal krusial yang perlu dipahami sebelum melakukan transaksi, baik untuk pembelian rumah maupun tanah. Kuitansi adalah bukti tertulis dan sah yang menunjukkan setiap transaksi serta telah ditandatangani oleh pembeli dan penjual. 

 

Terlepas dari maraknya penggunaan bukti pembayaran digital, bukti tertulis kuitansi masih cukup banyak digunakan masyarakat. Isi kuitansi jual beli tanah biasanya memuat informasi tanah yang ditransaksikan, nominal, dan metode pembayaran sesuai kesepakatan. 

 

Untuk memudahkan Anda memahami cara membuat dan contoh kuitansi jual beli tanah, artikel ini akan memberikan penjelasannya secara lengkap. 

 

Isi Kuitansi Jual Beli Tanah

Dari beberapa contoh kuitansi jual beli tanah di atas, Anda mungkin sudah memperhatikan beberapa informasi yang pasti termuat di dalamnya. Secara garis besar, berikut adalah beberapa isi kuitansi jual beli tanah.

 

1. Nama Pembeli atau Penyetor Uang

Contoh kuitansi jual beli tanah yang benar dan sah harus mencantumkan identitas pembeli atau pihak penyetor uang. Pastikan nama ditulis sesuai dengan identitas yang tertulis dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

 

2. Nominal Uang

Sertakan nominal uang yang dibayarkan secara jelas dalam bentuk angka dan huruf. Hal tersebut berfungsi untuk menghindari kesalahan baca (apabila hanya ditulis dalam bentuk angka). Pastikan nominal yang ditulis sesuai dengan jumlah pembayaran.

 

3. Tujuan Pembayaran

Tujuan pembayaran harus tercantum dalam kuitansi untuk menjelaskan aktivitas dari pembayaran yang dilakukan, seperti untuk pembayaran DP untuk pembelian rumah atau pelunasan pembelian tanah. Anda bisa menambahkan informasi lainnya di bagian ini secara detail, seperti lokasi alamat rumah yang dibeli atau luas tanah.

 

4. Tanggal dan Tempat

Isi kuitansi jual beli tanah yang tidak kalah penting adalah waktu dan tempat terjadinya pembayaran. Informasi ini bisa menjadi bukti untuk pengecekan kembali atau konfirmasi apabila terdapat masalah di waktu mendatang. Contoh penulisan: Surabaya, 13 Juni 2024.

 

5. Tanda Tangan Beserta Materai

Penulisan kuitansi jual beli tanah yang sah harus disertai dengan tanda tangan bermaterai. Adanya materai menunjukkan legalitas secara hukum dan bisa digunakan sebagai bukti jual beli apabila terdapat permasalahan di kemudian hari. 

 

Baca juga: Notaris: Pengertian, Tugas, Fungsi, & Perbedaan dengan PPAT

 

Fungsi Kuitansi Jual Beli Tanah

Penulisan kuitansi jual beli tanah adalah hal krusial yang tidak boleh dilewatkan terutama dalam transaksi nominal besar. Berikut beberapa fungsinya:

 

A. Legalitas Kepemilikan Tanah

Kuitansi jual beli tanah berfungsi sebagai bukti sah bahwa transaksi jual beli telah terjadi. Kuitansi ini mencantumkan informasi lengkap tentang penjual, pembeli, dan rincian tanah yang diperjualbelikan. 

 

Dengan demikian, pembeli memiliki bukti sah untuk mengklaim hak kepemilikan atas tanah tersebut di hadapan hukum dan pihak ketiga.

 

B. Perlindungan Hukum

Saat terjadi sengketa atau klaim atas tanah, kuitansi jual beli tanah dapat digunakan sebagai alat bukti yang sah di pengadilan. Dokumen ini memberikan jaminan hukum bahwa transaksi telah disetujui kedua belah pihak dan dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang tertulis.

 

C. Meningkatkan Harga Jual di Waktu Mendatang

Salah satu fungsi kuitansi jual beli tanah yang sering kali tidak disadari adalah untuk meningkatkan harga jual suatu aset jika terdokumentasi dengan baik. Calon pembeli akan merasa lebih yakin dan aman untuk membeli tanah yang memiliki bukti transaksi jelas dan sah. 

 

Kuitansi ini menunjukkan bahwa tanah tersebut telah melalui proses jual beli resmi sehingga meningkatkan kepercayaan dan daya tarik bagi calon pembeli.

 

D. Pengikat Harga

Kuitansi jual beli tanah mencantumkan harga jual yang disepakati oleh kedua belah pihak. Hal ini berfungsi sebagai pengikat harga yang telah ditentukan di awal transaksi. Dengan begitu, baik penjual maupun pembeli terikat pada kesepakatan harga tersebut dan tidak dapat mengubahnya secara sepihak di kemudian hari. 

 

Cara Membuat Kuitansi Jual Beli Tanah

Terdapat beberapa tahapan untuk membuat kuitansi jual beli tanah yang sah di mata hukum. Berikut rinciannya:

 

  1. Menyiapkan lembar kuitansi kosong dan materai Rp10.000 sebagai bukti sah legalitas hukum.
  2. Tulis identitas penyetor uang atau pembeli yang sesuai dengan KTP.
  3. Tambahkan informasi nominal yang dibayarkan dalam format angka dan huruf. 
  4. Tulis tujuan pembayaran dengan jelas, seperti untuk pembayaran DP atau pelunasan pembayaran tanah.
  5. Sertakan informasi tempat dan tanggal terjadinya pembayaran.
  6. Bubuhkan tanda tangan di atas materai beserta nama lengkap. 
  7. Anda bisa menambahkan informasi lain dalam kuitansi sesuai kebutuhan.

 

Baca juga: Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko dan Cara Membuatnya

 

Contoh Kuitansi Jual Beli Tanah

Pada dasarnya, penulisan kuitansi jual beli tanah masih banyak dilakukan dalam bentuk konvensional, yaitu menggunakan kertas. Berikut beberapa contoh kuitansi jual beli tanah sebagai referensi.

 

Contoh Kuitansi DP Jual Beli Tanah

 

Contoh Kuitansi DP Jual Beli Tanah

 

Sumber: Rumah123

 

Contoh Kuitansi DP Jual Beli Rumah

 

Contoh Kuitansi DP Jual Beli Rumah

 

Sumber: 99

 

Contoh Kuitansi Pembelian Tanah

 

Contoh Kuitansi Pembelian Tanah

 

Sumber: Rumah123

 

Contoh Kuitansi Pelunasan Pembelian Tanah

 

Contoh Kuitansi Pelunasan Pembelian Tanah

 

Sumber: Lamudi

 

Contoh Kuitansi Perdamaian Sengketa Tanah

 

Contoh Kuitansi Perdamaian Sengketa Tanah

 

Sumber: Lamudi

 

Contoh Kuitansi Perubahan Biaya Tanah

 

Contoh Kuitansi Perubahan Biaya Tanah

 

Sumber: Lamudi

 

Contoh Kuitansi Ganti Rugi Tanah

 

Contoh Kuitansi Ganti Rugi Tanah

 

Sumber: Lamudi

 

Contoh Kuitansi Jual Beli Tanah Digital

 

Contoh Kuitansi Jual Beli Tanah Digital

 

Sumber: Finansialku

 

Itulah beberapa contoh kuitansi jual beli tanah yang bisa Anda jadikan referensi sebelum melakukan transaksi. Dengan memahami pentingnya kuitansi saat proses pembelian, Anda bisa memastikan legalitas dan keabsahan dari tanah maupun properti lain yang dibeli.

 

Nah, bagi Anda yang ingin memiliki hunian eksklusif di atas tanah bersertifikat, Hannam di Eco Town Sawangan bisa menjadi pilihan tepat. Perumahan elit ini menawarkan rumah minimalis bergaya modern yang terletak di area strategis Depok. 

 

Dengan begitu, Anda dapat mengakses berbagai fasilitas perkotaan. Tidak hanya nyaman dan eksklusif, Hannam juga menawarkan fasilitas lengkap dan mewah untuk penghuninya, mulai dari children playground, gym, jogging track, taman pribadi, kolam renang, dan keamanan 24 jam.

 

Dapatkan informasi lengkapnya dengan menghubungi tim Eco Town atau kunjungi show unit Eco Town yang berlokasi di Jl. Raya Bojongsari No. 18, Bojongsari Lama, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. Wujudkan hunian impian Anda yang menawarkan kenyamanan dan fasilitas eksklusif sekarang juga!

 

Baca juga: Mengenal Perbedaan HGB dan SHM dari Definisi dan Fungsinya