Eco Town at Sawangan

Biaya Renovasi Rumah & Tips Hemat Budget yang Tepat

Renovasi merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapat hunian impian selain membeli rumah baru. Dalam hal ini, Anda perlu mengetahui biaya renovasi rumah dan tips menghemat pengeluaran agar tidak boncos. Hal ini dikarenakan renovasi rumah terbilang cukup mahal meskipun menjadi cara untuk menekan biaya pengeluaran dalam membuat rumah impian. 

 

Artikel ini akan membahas mengenai perkiraan biaya renovasi rumah beserta tips menghemat pengeluaran yang bisa Anda jadikan referensi. Untuk itu, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini. 

 

Biaya Renovasi Rumah 

 

biaya untuk renovasi rumah

 

Renovasi merupakan proses memperbaiki, merombak, meremajakan, dan menyempurnakan struktur rumah. Saat melakukannya, Anda perlu mengetahui berapa biaya renovasi rumah dan menyesuaikannya dengan anggaran. Berikut adalah perkiraan biaya renovasi rumah berdasarkan tipe hunian:

 

1. Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai

Untuk memperkirakan biaya dari renovasi rumah 2 lantai, Anda perlu melihat dari tipe hunian, apakah 36 atau 45. Kemudian, hitung perkiraan anggaran menggunakan rumus berikut:

 

Total biaya = (Biaya pengerjaan renovasi per meter persegi x Luas rumah yang direnovasi) 

 

Misalnya, biaya pengerjaan renovasi per meter persegi adalah Rp2.000.000 dengan luas area 45 meter persegi. Maka, total biaya renovasi yang diperlukan adalah 

 

Total Biaya = (Rp2.000.000 x 45 meter persegi)

 

Total Biaya = Rp90.000.000 

 

Rumah 2 Lantai Tipe 36 

 

Renovasi rumah tipe ini bisa dilakukan menggunakan sistem borongan agar pengerjaan lebih cepat. Misalnya, estimasi biaya yang dibutuhkan adalah Rp2.000.000 per meter persegi, maka total biaya yang dibutuhkan untuk renovasi adalah sekitar Rp72.000.000. 

 

Rumah 2 Lantai Tipe 45 

 

Sementara itu, rumah 2 lantai tipe 45 biasanya mempunyai lahan yang lebih luas daripada tipe 36. Oleh karena itu, jika biaya yang dibutuhkan Rp2.000.000 per meter persegi, maka total biaya untuk renovasinya adalah Rp90.000.000. 

 

Baca juga: Inspirasi Warna Cat Rumah Bagian Dalam yang Mewah dan Elegan

 

2. Biaya Renovasi Rumah Subsidi 

Perkiraan biaya untuk merenovasi rumah subsidi dapat mencapai Rp30.000.000 atau lebih tergantung pada material yang akan digunakan. Perlu diketahui, rata-rata biaya renovasi rumah hampir setara dengan membangun rumah jika dilakukan secara total, yaitu antara Rp2.500.000 hingga Rp4.000.000 per meter persegi. Meski begitu, biaya ini tergantung pada kualitas dan material yang digunakan.

 

3. Biaya Renovasi Rumah 1 Lantai

Perkiraan biaya untuk merenovasi rumah 1 lantai dapat bervariasi tergantung pada skala dan kualitas renovasi yang diinginkan. Apabila renovasi dilakukan secara sederhana, maka estimasi biayanya berkisar Rp5.500.000 per meter persegi. Sementara jika renovasi dilakukan secara keseluruhan menggunakan material dengan kualitas terbaik, maka estimasi kisaran biaya yang dibutuhkan adalah Rp7.500.000-Rp8.000.000 per meter persegi. 

 

Tips Hemat Pengeluaran Renovasi Rumah

 

Tips Hemat Pengeluaran Renovasi Rumah

 

Renovasi rumah memang membutuhkan biaya yang cukup besar. Meski begitu, hal ini sebenarnya bisa dilakukan dengan hemat melalui penetapan strategi dan perencanaan yang tepat. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda ikuti dalam menghemat biaya renovasi rumah:

 

1. Periksa Kondisi Rumah 

Sebelum renovasi dilakukan, ada baiknya jika Anda memeriksa keseluruhan kondisi rumah. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa memutuskan ruangan mana yang perlu direnovasi sehingga pengeluarannya tidak begitu besar. 

 

2. Riset Harga Material dan Jasa Tukang

Jika sudah menentukan area mana yang akan direnovasi, langkah selanjutnya dari renovasi rumah ini adalah mencari tahu harga material dan tukang. Dalam hal ini, Anda bisa mengunjungi toko bangunan maupun bertanya pada teman atau keluarga. Selain itu, Anda juga bisa mencari tahu informasi material terbaik dan sesuai budget secara online

 

Sedangkan untuk riset tukang, Anda juga bisa menanyakan hal ini kepada teman atau keluarga. Selain mencari tahu tukang dengan kinerja terbaik, Anda juga perlu mengetahui sistem pembayarannya, apakah borongan atau harian. 

 

3. Cari Penawaran Terbaik

Untuk menghemat biaya renovasi rumah, Anda bisa membandingkan harga di toko bangunan online dan offline. Jika ingin mendapatkan bahan material yang murah, Anda perlu mencari harga diskon pada waktu tertentu, misalnya awal tahun. Selain itu, pastikan juga harga jasa tukang yang akan Anda sewa telah mencapai kesepakatan terbaik. 

 

Baca juga: 10 Inspirasi Warna Cat Rumah Bagian Luar, Elegan & Estetik!

 

4. Pertahankan Struktur Rumah dan Barang yang Bisa Digunakan 

Untuk menghemat biaya renovasi rumah, Anda perlu mempertimbangkan struktur hunian dan barang yang masih bisa digunakan. Struktur rumah yang masih bagus dapat dipertahankan untuk menghindari pembengkakan biaya. 

 

Tak hanya itu, Anda juga perlu mempertahankan barang-barang yang masih bisa digunakan. Namun, jika Anda menginginkan suasana baru, pilihlah barang second berkualitas baik karena biasanya dijual dengan harga murah. 

 

5. Lakukan Pekerjaan Sederhana Sendiri

Terakhir, pertimbangkan pekerjaan mana saja yang perlu menggunakan jasa tukang. Jika ada beberapa pekerjaan renovasi bisa dilakukan sendiri, maka kerjakanlah hal tersebut guna menghemat biaya pengeluaran selama renovasi. Pengerjaan tersebut meliputi pembenaran atap, mengganti cat, dan lainnya. 

 

Demikian informasi mengenai biaya renovasi rumah dan tips menghemat pengeluaran yang bisa Anda ikuti. Berbicara mengenai tempat tinggal atau rumah, Hannam di Eco Town Sawangan bisa menjadi pilihan paling tepat. Perumahan ini berada di lokasi strategis Depok serta memiliki banyak fasilitas menarik yang family friendly, seperti outdoor gym, taman bermain, dan masih banyak lagi. 

 

Maka dari itu, jika Anda tertarik untuk memiliki satu di antara rumah di Eco Town Hannam, segera hubungi kami sekarang juga! 

 

Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi show unit kami di Jl. Raya Bojongsari, No.18, Bojongsari Lama, Kec. Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat. 

 

Baca juga: Eco Town, Pilihan Perumahan Cluster di Depok yang Elit