Agar hawa di dalam rumah tidak terlalu panas, menambahkan secondary skin bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, dengan menambahkan material ini dapat membuat ruangan dalam rumah terasa lebih sejuk. Maka dari itu, pemasangan secondary skin ini sangat dianjurkan jika ruangan di rumah Anda terasa panas, terutama di siang hari.
Lantas, apa yang dimaksud secondary skin? Apa saja manfaat yang diberikan jika memasang material pelindung dinding ini di rumah? Yuk, cek lebih lanjut di artikel ini!
Definisi Secondary Skin

Melansir dari Dekoruma, secondary skin merupakan material tambahan pada fasad bangunan. Berbeda dengan fasad kebanyakan, fasad ini tidak menempel langsung dengan dinding eksterior rumah. Biasanya, secondary skin sering kali dimanfaatkan sebagai lapisan kedua yang berguna untuk melindungi rumah dari sinar matahari.
Biasanya, terdapat beberapa pilihan material pelindung dinding luar rumah yang kerap digunakan untuk secondary skin, yakni:
- Kayu: dapat membantu mengurangi panas dari sinar matahari karena bersifat isolasi termal. Material jenis ini cocok diaplikasikan pada berbagai desain rumah. Namun, memang, perlu dilakukan perawatan secara berkala jika mengaplikasikan material pelindung dinding ini supaya tidak cepat pudar karena terkena sinar matahari.
- Logam: sering digunakan untuk material secondary skin karena material pelindung dinding satu ini tahan terhadap korosi, benturan, hingga cuaca ekstrem. Selain itu, material ini juga menampilkan desain yang artistik karena dibuat dalam berbagai macam pola.
- Bambu: berbeda dengan material jenis lain, harga jual dari material jenis ini biasanya lebih murah tapi ramah lingkungan dan bobotnya juga ringan. Namun demikian, material jenis ini kurang cocok jika diaplikasikan pada bangunan yang perlu daya tahan tinggi.
- Beton: meski memiliki tekstur yang kaku dan berat, beton juga cocok diaplikasikan untuk secondary skin. Material beton ini umumnya dapat mengurangi suhu dan menahan hawa panas di dalam rumah. Material ini sangat direkomendasikan jika mengangkat konsep industrial.
Baca Juga: Gunakan Tirai Gulung untuk Penutup Kaca Jendela, Yuk!
Manfaat Secondary Skin

Seperti yang sudah dibahas di atas, secondary skin biasanya memberikan manfaat untuk rumah, yaitu melindungi dari paparan sinar matahari langsung. Namun, tidak hanya itu, material satu ini juga menawarkan manfaat lain, seperti:
- Percantik tampilan rumah: menambahkan secondary skin dapat mempercantik tampilan rumah. Terlebih, pemasangan dari secondary skin ini cukup variatif seperti adanya selubung parsial, kisi-kisi pada jendela, hingga selubung yang menutupi bangunan.
- Redam suara dari luar: meski jendela rumah dapat meredam kebisingan, tapi dengan penambahan secondary skin akan memaksimalkan peredaman. Nah, material yang bisa diaplikasikan untuk meredam suara bising ini seperti perforated metal atau kayu.
- Jaga privasi dalam rumah: pengaplikasian secondary skin dapat membantu menjaga privasi penghuni dan menghalangi pandangan dari luar tanpa perlu memberi batasan pada cahaya matahari untuk masuk ke dalam rumah.
- Bisa dimanfaatkan untuk tanaman rambat: untuk menciptakan kesan cantik dan sejuk pada rumah, secondary skin bisa dimanfaatkan untuk mengaplikasikan tanaman rambat. Untuk hasil maksimal, tanaman ini harus ditata dengan baik.
Baca Juga: 9 Warna Cat Kusen Jendela dan Pintu yang Bagus, Catat!
Aplikasikan Secondary Skin untuk Melindungi Rumah

Pemasangan secondary skin memang dapat membantu melindungi rumah dari paparan sinar matahari. Untuk itu, jika mengaplikasikan material pelindung dinding ini pada rumah, maka ada beberapa tips yang bisa diterapkan, seperti:
- Pilih material yang tepat, mungkin bisa mempertimbangkan material seperti kayu, logam, beton, dan lainnya.
- Pastikan struktur rangka dari secondary skin kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca seperti hujan, angin, dan sebagainya.
- Aplikasikan secondary skin pada bagian rumah yang biasanya paling banyak terkena cahaya matahari.
- Demi mencegah karat, sebaiknya menggunakan material yang anti karat seperti aluminium atau galvanis.
- Agar udara tetap bisa mengalir, sisakan ruang antara dinding dengan secondary skin sekitar 5-20 cm.
- Apabila berencana untuk menambahkan tanaman merambat, pertimbangkan untuk perawatannya.
Wah, sangat bagus sekali ya ternyata secondary skin. Untuk itu, jika rumah Anda terasa panas, menambahkan secondary skin bisa jadi pilihan yang tepat. Hannam, Eco Town at Sawangan yang dilengkapi dengan teknologi canggih dan modern memiliki salah satu unit rumah dengan tambahan material ini, lho.


