Depok bukan kota tanpa identitas. Di balik reputasinya sebagai kota penyangga Jakarta yang penuh perumahan, ada sejumlah landmark yang memberikan karakter unik pada kota ini, mulai dari warisan sejarah kolonial yang berusia ratusan tahun hingga fasilitas modern yang menjadi penanda kota yang terus berkembang.
1. Kampus Universitas Indonesia
Tidak ada landmark yang lebih mendefinisikan Depok modern dari kampus UI. Dengan luas lebih dari 320 hektar, kampus UI Depok adalah salah satu kampus terluas sekaligus paling hijau di Asia Tenggara. Ratusan hektar hutan kampus, danau-danau alami yang tersebar di berbagai titik, dan bangunan-bangunan bergaya tropis modern dengan atap hijau menjadikan kampus ini destinasi yang tidak hanya penting secara akademis tapi juga secara visual.
Danau Kenanga, Danau Mahoni, dan beberapa danau lain di dalam kampus UI menjadi spot favorit untuk berolahraga pagi, fotografi, dan sekadar menikmati suasana alam yang langka di kawasan urban Jabodetabek. Kampus UI adalah tempat yang membuat orang lupa bahwa mereka sedang berada di kota yang berbatasan langsung dengan Jakarta.
Lokasi: Jl. Margonda Raya, Beji, Depok
2. Gereja Immanuel Depok Lama
Bangunan bersejarah yang paling penting di Depok. Gereja Immanuel adalah peninggalan langsung dari era Gemeente Depok, komunitas otonom yang didirikan oleh keturunan budak yang dimerdekakan oleh Cornelis Chastelein pada 1714. Gereja ini adalah pusat spiritual dan sosial komunitas orang Depok selama lebih dari dua abad.
Arsitektur bangunannya yang khas dengan pengaruh kolonial Belanda, usianya yang sudah ratusan tahun, dan konteks sejarahnya yang sangat unik menjadikan Gereja Immanuel sebagai landmark paling bersejarah di seluruh Kota Depok. Hingga hari ini gereja ini masih aktif digunakan oleh jemaatnya.
Lokasi: Depok Lama, sekitar Stasiun Depok Lama
3. Stasiun Depok Lama
Stasiun yang dibangun pada era kolonial sebagai bagian dari jalur kereta Batavia-Buitenzorg adalah salah satu stasiun tertua yang masih beroperasi di Indonesia. Keberadaannya sejak 1871 menjadikannya saksi bisu perkembangan Depok selama lebih dari satu setengah abad.
Hari ini Stasiun Depok Lama melayani jutaan penumpang KRL Commuter Line setiap tahunnya, menjadi simpul transportasi penting yang menghubungkan warga Depok bagian lama ke Jakarta dan Bogor.
Lokasi: Pancoran Mas, Depok
4. Masjid Kubah Emas (Masjid Dian Al-Mahri)
Salah satu masjid paling megah dan paling dikenal di Indonesia. Masjid Kubah Emas dikenal dengan kubahnya yang berlapis emas asli dan kapasitas yang bisa menampung puluhan ribu jamaah. Menjadi landmark visual yang paling mudah dikenali di Depok bahkan dari jarak jauh.
Selain fungsi ibadahnya, kompleks masjid ini sering dikunjungi sebagai destinasi wisata religi dari berbagai penjuru Indonesia bahkan mancanegara. Kemegahan arsitekturnya yang memadukan gaya Timur Tengah dengan nuansa lokal menjadikannya objek fotografis yang selalu ramai dikunjungi.
Lokasi: Jl. Meruyung, Limo, Depok
Jam buka untuk umum: Di luar waktu sholat, cek jadwal terkini sebelum berkunjung
5. Margonda Raya
Bukan bangunan tunggal, tapi sebagai koridor, Margonda Raya adalah “main street” Depok yang paling ikonik. Jalan sepanjang beberapa kilometer ini adalah sumbu komersial utama kota yang menghubungkan Stasiun Depok dengan berbagai pusat perbelanjaan, kampus, dan fasilitas kota lainnya.
Margonda adalah tempat di mana denyut kehidupan Depok paling terasa: deretan mal, restoran, kafe, universitas, dan berbagai usaha yang melayani kebutuhan jutaan warga dan mahasiswa. Meski kemacetannya legendaris, Margonda tetap menjadi referensi alamat yang paling dikenal ketika orang menyebut Depok.
6. Danau Universitas Indonesia (Danau Kenanga dan Sekitarnya)
Sistem danau alami di dalam kampus UI bukan sekadar elemen estetika. Danau-danau ini adalah bagian dari ekosistem resapan air yang sangat penting untuk kawasan sekitarnya, sekaligus menjadi ruang publik yang digunakan jutaan orang setiap tahunnya.
Jogging track di sekitar danau kampus UI menjadi salah satu rute lari pagi paling favorit di seluruh Depok. Saat akhir pekan, area ini ramai dengan pengunjung dari berbagai kalangan yang datang untuk olahraga, piknik, atau sekadar menikmati suasana alam yang tersisa di tengah kota.
7. Taman Wisata Matahari (dan Kawasan Wisata Lainnya)
Kawasan Sawangan dan sekitarnya memiliki beberapa destinasi wisata yang menjadi tujuan warga Depok dan sekitarnya di akhir pekan. Berbagai wahana bermain air, taman wisata, dan area rekreasi keluarga tersebar di kawasan ini menjadikannya semacam “zona hiburan” natural di bagian selatan Depok.
Bagi yang tinggal di kawasan Sawangan seperti di Hannam Ecotown, kedekatan dengan berbagai destinasi hiburan dan rekreasi ini adalah nilai tambah yang terasa dalam kehidupan sehari-hari.
8. Pusat Studi Jepang UI
Bangunan bergaya arsitektur Jepang yang berada di dalam kampus UI ini adalah hasil kerjasama antara UI dengan institusi Jepang dan menjadi salah satu bangunan paling fotogenik di dalam kampus. Sering menjadi latar foto prewedding dan pemotretan karena arsitekturnya yang khas dan berbeda dari bangunan lain di sekitarnya.
Baca juga: Sejarah Sawangan: Dari Kawasan Pertanian hingga Kecamatan yang Berkembang Pesat
Frequently Asked Questions (FAQ) Landmark Kota Depok:
1. Apa landmark paling terkenal di Depok?
Masjid Kubah Emas (Masjid Dian Al-Mahri) di Limo adalah landmark yang paling dikenal secara nasional karena kemegahannya. Sementara kampus UI adalah landmark yang paling mendefinisikan karakter Depok sebagai kota pendidikan.
2. Apakah Gereja Immanuel Depok Lama bisa dikunjungi wisatawan?
Gereja ini adalah bangunan aktif yang masih digunakan untuk ibadah. Untuk kunjungan wisata sejarah, sebaiknya menghubungi pihak gereja terlebih dahulu untuk mendapat informasi waktu kunjungan yang tepat agar tidak mengganggu kegiatan keagamaan.
3. Bagaimana cara ke Masjid Kubah Emas dari Jakarta?
Bisa menggunakan KRL turun di Stasiun Depok kemudian melanjutkan dengan ojek online atau angkot ke arah Limo. Atau menggunakan kendaraan pribadi melalui Tol Cijago keluar di exit terdekat menuju Limo.
4. Apakah kampus UI bisa dikunjungi umum?
Umumnya area kampus UI bisa diakses umum, terutama area danau dan jogging track yang sering ramai di akhir pekan. Untuk akses ke dalam gedung perkuliahan, biasanya diperlukan keperluan akademis.


