Perumahan Mewah di Sawangan Depok

Pelebaran Jalan Enggram-Pemuda Sawangan Capai 65 Persen, Lebih Cepat dari Target

Suasana pengerjaan atau pelebaran jalan di mana sebuah ekskavator biru toska sedang mengeruk tanah di sisi jalan, sementara beberapa warga terlihat berjalan dan berdiri memperhatikan di dekat tiang listrik beton yang memiliki plang hijau bertuliskan "JL PEMUDA". Gambar ini berada dalam artikel "Pelebaran Jalan Enggram-Pemuda Sawangan" di website Ecotown.id

SAWANGAN, DEPOK — Proyek rekonstruksi dan pelebaran Jalan Enggram-Jalan Pemuda di Kecamatan Sawangan, Kota Depok, terus menunjukkan progres yang menjanjikan. Per September 2026, pengerjaan telah mencapai 65 persen dengan deviasi positif sekitar 10 persen dari jadwal yang ditetapkan, artinya proyek berjalan lebih cepat dari yang direncanakan.

Wali Kota Depok Supian Suri mengungkapkan hal ini saat meninjau langsung lokasi proyek, Senin (21/9/2026).

“Progres kita lihat sudah 65 persen. Ada deviasi positif sekitar 10 persen. Tadinya pertengahan Desember, mudah-mudahan awal Desember sudah bisa selesai,” kata Supian Suri.

Jalan Alternatif untuk Urai “Sawangan Kubro”

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung mobilitas masyarakat. Jalan Enggram-Jalan Pemuda difungsikan sebagai jalan alternatif kawasan Sawangan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di Jalan Raya Muchtar.

Kemacetan di Jalan Raya Sawangan sudah lama menjadi keluhan warga. Istilah “Sawangan Kubro” bahkan sudah melekat sebagai julukan untuk menggambarkan kemacetan kronis di kawasan ini. Proyek pelebaran Jalan Enggram-Pemuda hadir sebagai jawaban konkret atas persoalan yang sudah bertahun-tahun tidak tuntas.

Spesifikasi Proyek

Pekerjaan rekonstruksi dimulai sejak 8 Juni 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 6 Desember 2026. Lingkup pekerjaan meliputi pelebaran jalan, pembangunan turap batu kali dan sheet pile, saluran drainase, serta trotoar untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Berikut rincian teknis proyek berdasarkan data DPUPR Kota Depok:

Lokasi: Jalan Enggram hingga Jalan Pemuda, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Panjang: 872 meter. Lebar Jalan Enggram: 11,5 meter. Lebar Jalan Pemuda: 10,5 meter. Anggaran konstruksi fisik: Rp 30,31 miliar dari APBD Kota Depok.

Setelah pembebasan lahan selesai, Pemkot Depok juga berencana memaksimalkan pelebaran kawasan Simpang Parung Bingung untuk melengkapi konektivitas di koridor tersebut.

Sistem Satu Arah Setelah Selesai

Usai diperlebar, lalu lintas di Jalan Pemuda dan Jalan Enggram Raya akan diberlakukan sistem satu arah. Pengaturan ini dirancang untuk memaksimalkan kapasitas throughput kendaraan di koridor yang sudah diperlebar, sehingga distribusi arus lalu lintas dari dan menuju Jalan Raya Sawangan bisa berjalan lebih efisien.

Ruas jalan ini juga direncanakan akan diberlakukan satu arah bagi kendaraan bermotor dari arah Sawangan menuju Parung Bingung.

Target Beroperasi Penuh Awal 2027

Dengan progres yang telah mencapai 65 persen, Pemkot Depok berharap ruas Jalan Enggram dan Jalan Pemuda dapat segera difungsikan secara optimal pada awal 2027, sekaligus menjadi salah satu jalur alternatif bagi masyarakat untuk mengurangi beban lalu lintas di Jalan Raya Sawangan.

Kepala DPUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro berharap pembangunan ini dapat membantu mengurangi kemacetan, memperlancar konektivitas antarwilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Sawangan dan sekitarnya.

Dampak terhadap Konektivitas Kawasan Hunian

Pelebaran Jalan Enggram-Pemuda memberikan dampak langsung pada aksesibilitas kawasan perumahan di sepanjang koridor Sawangan. Penghuni yang selama ini bergantung sepenuhnya pada Jalan Raya Muchtar kini akan memiliki jalur alternatif yang lebih lebar, lebih terstruktur, dan lebih aman.

Bagi kawasan hunian terintegrasi seperti Ecotown Sawangan, proyek infrastruktur ini melengkapi aksesibilitas kawasan yang sudah didukung oleh Tol Desari. Kombinasi keduanya menempatkan Sawangan dalam posisi konektivitas yang semakin kompetitif dibanding kawasan penyangga Jakarta lainnya.

Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap transformasi kawasan ini. “Khususnya persoalan Sawangan Kubro, hari ini mulai kita selesaikan melalui pelebaran jalan dan pembangunan Jalan Enggram yang terhubung dengan Jalan Pemuda sebagai solusi mengurai kemacetan di wilayah Sawangan,” kata Supian.

Referensi: