Meningkatnya suhu bumi akibat penipisan lapisan ozon tidak hanya berdampak pada suhu di luar ruangan saja, tetapi juga memengaruhi kenyamanan di dalam rumah. Suhu yang semakin panas membuat penghuni banyak yang menambahkan pendingin seperti AC (Air Conditioner) dan kipas angin untuk menciptakan suasana yang sejuk.
Namun, pernahkah terpikirkan oleh Anda jika penyebab meningkatnya suhu di dalam rumah bukan hanya karena panas dari luar rumah tetapi berasal dari pemilihan atap yang kurang tepat, lho? Beberapa jenis atap ternyata memiliki kemampuan menyerap panas, sehingga mengakibatkan suhu di dalam ruangan menjadi semakin panas.
Untuk mengatasi hal ini, solusinya adalah menggunakan insulasi atap yang dapat meredam hawa panas sehingga ruangan tetap sejuk dan nyaman. Yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai insulasi atap di artikel ini!
Pengertian Insulasi Atap

Image by FreepikInsulasi atap atau roof insulation merupakan salah satu material yang dipasang untuk peredam panas atap rumah. Material ini umumnya bekerja dengan cara menyerap dan memantulkan panas dari matahari yang menyinari rumah sehingga membuat ruangan tetap sejuk meski tidak menyalakan pendingin.
Bukan cuma peredam panas atap, insulasi juga berguna untuk meredam suara yang berasal dari luar rumah. Misalnya, rintik hujan, kejatuhan dedaunan kering, dan lainnya. Hadirnya insulasi ini tidak hanya membuat rumah menjadi sejuk, tapi juga bagus untuk lingkungan karena berkurangnya konsumsi energi listrik akibat penggunaan pendingin.
Fungsi Insulasi Atap

Image by FreepikBerikut merupakan beberapa fungsi yang ditawarkan insulasi untuk meredam hawa panas pada atap rumah, check it out!
1. Peredam Panas
Menggunakan insulasi atap dapat membantu meredam hawa panas yang masuk ke rumah. Pasalnya, material ini dapat menyerap dan memantulkan kembali hawa panas yang berasal dari sinar matahari, sehingga ruangan terasa semakin sejuk walaupun tidak menggunakan AC atau kipas angin.
2. Hemat Listrik
Menghemat penggunaan listrik karena tidak perlu lagi menyalakan pendingin ruangan secara berlebihan. Menurut penelitian, pemakaian insulasi atap dapat menghemat listrik 20-30%. Meski pendingin tidak dinyalakan, akan tetapi hawa di dalam rumah tidak akan membuat kepanasan.
3. Ramah Lingkungan
Selain dapat menghemat listrik, insulasi atap juga ramah lingkungan karena terbuat dari bahan yang bisa didaur ulang. Tak hanya itu, instalasi atap juga dapat melestarikan lingkungan karena berkurangnya emisi gas rumah kaca akibat produksi listrik yang berlebihan dari pemakaian pendingin ruangan.
Baca Juga: 8 Inspirasi Rooftop Rumah Simpel, Modern, dan Elegan!
Jenis Insulasi Atap

Image by FreepikAdapun beberapa jenis insulasi atap yang bisa dipasang di atap rumah adalah sebagai berikut:
- Glasswool: Terbuat dari serat kaca halus sehingga dapat meredam suara dan menyerap panas secara maksimal. Tersedia pula glasswool berbahan aluminium foil yang bermanfaat untuk mencegah lembap.
- Bubble foil: Terbuat dari aluminium foil dan bagian tengahnya diberi gelembung plastik sehingga bobotnya lebih ringan. Material ini bermanfaat untuk memantulkan hawa panas dan menciptakan lapisan udara yang dijadikan sebagai isolator.
- Woven foil: Terbuat dari campuran aluminium metalizer dan bahan anyaman sehingga strukturnya lebih kuat dibandingkan bahan lain sekaligus tahan terhadap robekan. Keunggulan lain yang dimiliki bahan ini adalah dilengkapi perlindungan UV.
- Polyester: Terbuat dari bahan daur ulang sehingga ramah lingkungan. Material ini juga mampu mengisolasi panas dan tahan terhadap kerusakan akibat cuaca maupun kelembapan yang disebabkan jamur.
Tips Memilih Insulasi Atap

Image by FreepikJika tertarik untuk mengaplikasikan insulasi atap pada rumah, maka beberapa tips berikut mungkin bisa diterapkan.
- Pilih insulasi atap yang memiliki nilai R-value tinggi supaya semakin efektif dalam menahan panas.
- Sesuaikan dengan iklim lokal misalnya Indonesia beriklim tropis, sebaiknya memilih insulasi yang bahannya dapat memantulkan panas.
- Pastikan produk insulasi yang dipilih memiliki sertifikasi resmi seperti SNI (Standar Nasional Indonesia) atau ISO (International Organization for Standardization).
- Bandingkan harga dan kualitas dari beberapa merek dan jenis insulasi. Ketika mengeceknya, pertimbangkan juga biaya jangka panjang.
- Pilih bahan yang kuat, tahan lama, dan anti lembap sehingga tidak akan mudah berjamur, rusak, dan lainnya.
Baca Juga: 6 Model Atap Rumah Memanjang yang Inspiratif, Catat!
Itu dia penjelasan singkat mengenai insulasi atap, fungsi, jenis, dan tips memilihnya yang mungkin bisa Anda aplikasikan pada rumah supaya hawanya tidak panas. Nah, bagi Anda yang kini tengah mencari rumah baru untuk ditempati bersama dengan keluarga tercinta, sebaiknya memilih Luxe Maison dari Hannam, Eco Town at Sawangan.

Luxe Maison Hannam, Eco Town at Sawangan hadir dengan ruang tamu yang berplafon tinggi dan memiliki konsep open space sehingga menghubungkan antara dapur, ruang makan, dan ruang keluarga. Bahkan, dilengkapi juga dengan private lift sehingga menghadirkan kenyamanan dan kemewahan yang maksimal.
Selain Luxe Maison, Hannam, Eco Town at Sawangan juga memiliki rumah tipe lainnya, di antaranya:
- Luxe Manor, dilengkapi dengan foyer pribadi, ruang tamu dengan langit-langit, serta kamar tidur luas.
- Luxe Enclave, menampilkan ruang tamu dengan langit-langit yang tinggi serta dilengkapi dengan ruang hidup yang bisa disesuaikan.


