Perumahan Mewah di Sawangan Depok

Eco House: Cara Membuat Rumah Hijau yang Ramah Lingkungan

Belakangan ini, eco house atau “rumah hijau” semakin lazim terdengar di mana-mana, terutama di kawasan permukiman yang baru dibangun. Apa, sih, maksud dari istilah ini? Jika Anda tertarik dan ingin tahu lebih banyak soal istilah hunian ini, baca lebih lanjut artikel ini, ya!

Apa Itu Eco House?

Eco house atau rumah hijau adalah konsep hunian yang berfokus pada efisiensi energi, penggunaan bahan dan furnitur ramah lingkungan, dan penekanan dampak negatif terhadap ekosistem. Semua ini tentunya tidak melupakan aspek estetika, sehingga eco house biasanya memiliki desain modern selagi menawarkan manfaat untuk lingkungan maupun penghuninya.

Manfaat Rumah Hijau

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menempati hunian dengan konsep hijau:

Hannam Eco Town at Sawangan
Souce: Hannam, Eco Town at Sawangan

1. Penghematan Energi

Manfaat pertama dari rumah hijau adalah penghematan konsumsi energi. Ini bisa tercapai karena eco house menggunakan desain dan furnitur rumah yang ramah lingkungan. Pengaplikasian desain yang lebih banyak menyerap sinar matahari serta penggunaan teknologi terkini seperti panel surya atau lampu LED mampu menurunkan konsumsi energi harian di rumah Anda.

2. Peningkatan Kualitas Udara 

Salah satu poin penting desain rumah hijau adalah ukuran ventilasi dan pencahayaan yang perlu lebih dominan dibanding rumah konvensional. Sebab, eco house memerlukan sumber cahaya alami dari sinar matahari, alih-alih lampu, agar target mengurangi pemakaian energi listrik dapat terpenuhi. Hal ini pada akhirnya membuat kualitas udara dalam ruangan menjadi lebih baik, terutama bila pekarangan rumah juga dilengkapi dengan tanaman hijau.

Baca Juga: 8 Manfaat Rumah Lingkungan Hijau untuk Kehidupan Anda

3.  Berkontribusi terhadap Pengurangan Jejak Karbon

Melansir dari Greenia, jejak karbon adalah emisi gas rumah kaca (terutama karbon dioksida) yang dihasilkan dari aktivitas individu, organisasi, maupun produk dalam suatu periode tertentu. Penggunaan peralatan listrik yang hemat energi di rumah hijau Anda dapat ikut berkontribusi untuk mengurangi jejak karbon.

Cara Membangun Rumah yang Ramah Lingkungan

Menempati rumah hijau dalam keadaan siap huni tentunya merupakan langkah praktis untuk menikmati manfaat dari hunian seperti ini. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menciptakannya sendiri, lho. Berikut cara membangun eco house secara mandiri:

Hannam Eco Town at Sawangan
Souce: Hannam, Eco Town at Sawangan

1. Pilih Material Ramah Lingkungan

Dengan prinsip dasar eco-friendly, tentunya Anda perlu membangun rumah hijau dari material yang ramah lingkungan pula. Ini bisa mencakup material yang memiliki usia pakai panjang, dapat didaur ulang, ataupun yang berasal dari pengelolaan berkelanjutan. Contohnya adalah kayu rekayasa (enginereed woods), rotan, bambu, atau kayu yang dikelola dengan prinsip keberlanjutan.

2. Manfaatkan Energi Terbarukan

Energi terbarukan merupakan sumber energi dari alam yang senantiasa tersedia dan bisa dimanfaatkan secara terus-menerus. Menurut laman Institut Teknologi PLN, sumber energi ini lahir sebagai solusi atas potensi keterbatasan energi tak terbarukan yang dipakai luas saat ini dan berpotensi memberikan dampak negatif pada lingkungan.

Karena itu, Anda perlu menggunakan sumber energi terbarukan ketika membangun eco house Anda sendiri. Apa contohnya? Panel surya untuk menjadi tempat cadangan listrik dari sinar matahari. Komponen ini dapat Anda diletakkan di atap rumah.

Baca Juga: 6 Model Atap Rumah Memanjang yang Inspiratif, Catat!

3. Terapkan Desain Efisien Energi

Material bangunan dan sumber energi yang ramah lingkungan akan kurang maksimal jika tidak diimbangi dengan desain bangunan rumah yang juga efisien energi. Oleh karena itu, Anda dapat meminta arsitek rumah Anda untuk membuatkan desain yang bisa menghemat energi. 

Kunci dari desain efisien energi adalah memaksimalkan suplai sinar matahari ke dalam rumah. Dengan demikian, Anda bisa meminta arsitek untuk memperbanyak kaca daripada dinding beton, supaya sinar matahari bisa tembus ke area dalam rumah. Selain itu, pertimbangkan juga penempatan jendela dan ventilasi agar sirkulasi udara bisa lebih baik.

4. Punya Sistem Pengelolaan Limbah

Ingatlah bahwa tujuan utama rumah hijau adalah menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Untuk itu, Anda perlu juga menciptakan sistem pengelolaan limbah di rumah Anda agar lingkungan sekitar rumah tidak terpapar limbah lebih banyak. 

Anda bisa memulainya dengan praktik yang sederhana, misalnya menyediakan area pengolahan sampah organik menjadi pupuk di pekarangan rumah. Cara lainnya ialah dengan menerapkan prinsip 3R: reuse, reduce, recycle atau menempatkan tempat sampah berdasarkan kategorinya di dalam rumah.

Nah, itulah dia ulasan tentang rumah hijau, mulai dari pengertian, manfaat, hingga cara untuk membuatnya sendiri. Jika Anda tertarik memiliki rumah dengan desain mewah dan ramah lingkungan, Hannam, Eco Town at Sawangan tipe Luxe Manor bisa menjadi pilihan tepat. 

Luxe Manor merupakan rumah dengan high ceiling dan sumber natural light yang mumpuni, sehingga meningkatkan efisiensi energi. Luxe Manor berlokasi di Eco Town at Sawangan yang dikelilingi 55% area hijau dan 26 ha danau alami, hunian ini tentu mendukung hidup ramah lingkungan Anda. Segera kunjungi kantor pemasaran kami untuk informasi lebih lanjut.