Ada banyak instrumen finansial yang dapat seorang investor gunakan untuk melakukan investasi bisnis. Salah satu di antaranya adalah properti, baik itu rumah, ruko, maupun rukan. Rumah sebagai instrumen investasi bisnis juga sudah jelas skemanya: pemilik bangunan membeli rumah untuk disewakan atau dijual kembali di lain waktu. Nah, bagaimana dengan ruko dan rukan?
Dengan nama dan eksterior yang cukup mirip, ruko dan rukan mungkin sering disalahpahami atau salah dikenali. Agar investasi bisnis Anda mendapatkan untung sesuai rencana, mari simak apa itu ruko dan rukan, serta perbandingan antara keduanya dalam kelanjutan artikel ini.
Apa Itu Ruko?
Ruko atau rumah toko merupakan bangunan dua lantai yang memiliki dua fungsi seperti namanya, yaitu rumah tinggal dan toko. Lantai pertama ruko biasanya difungsikan sebagai tempat kegiatan komersial, seperti bisnis rumahan, usaha kecil-kecilan, atau toko kelontong. Sementara lantai keduanya difungsikan sebagai tempat tinggal si pemilik usaha.
Secara historis, ruko adalah arsitektur bangunan yang dibawa oleh masyarakat Tionghoa dari China Selatan, tepatnya dari Provinsi Fujian, ke Tanah Air. Tak ayal, ruko-ruko di Indonesia juga umumnya dibangun di lokasi yang serupa dengan ruko-ruko di Tiongkok, yaitu di tepi jalan dan dideretkan dalam satu kawasan hingga membentuk blok.
Apa itu ruko sebagai instrumen investasi? Jika Anda ingin menjadikan ruko sebagai instrumen investasi bisnis, Anda perlu tahu dulu beberapa karakteristik umum dari ruko. Beberapa di antaranya adalah luas bangunan antara 60 sampai 150 meter persegi, struktur bangunan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan usaha tanpa mengubah fungsi dasarnya sebagai tempat tinggal, lokasi strategis, dan berpotensi mendapatkan capital gain (keuntungan modal) di masa depan.
Baca Juga: Tips Memulai Bisnis Franchise Ekspedisi
Apa Itu Rukan?
Setelah tahu apa itu ruko, saatnya mengenal rukan atau rumah kantor. Rumah kantor merupakan bangunan dua atau tiga lantai yang memiliki dua fungsi seperti arti namanya, yaitu rumah tinggal dan kantor. Lantai pertama atau sampai lantai kedua bangunan ini biasanya difungsikan sebagai perkantoran, seperti perusahaan-perusahaan kecil, menengah, anak perusahaan, atau cabang dari sebuah perusahaan induk. Sementara lantai teratasnya digunakan sebagai tempat tinggal pemilik, pekerja, atau penjaga perusahaan tersebut.
Karena fungsi kedua tersebut, desain rumah kantor umumnya lebih minimalis dan modern dibandingkan dengan desain ruko. Selain itu, lokasi rukan juga tidak selamanya berada di tepi-tepi jalan, meski tetap di kawasan bisnis.
Apabila Anda ingin membeli rumah kantor dan menjadikannya investasi bisnis, Anda perlu mempelajari beberapa karakteristik umumnya terlebih dahulu. Di antaranya adalah luas bagunan 100 samapi 300 meter persegi, desain bangunan lebih minimalis dan tidak selalu bisa dimodifikasi, lokasi di kawasan bisnis, serta memiliki target pasar khusus.
Apa Itu Ruko dan Rukan: Mengenal Perbedaannya
Setelah memahami apa itu ruko dan rukan serta karakteristik umumnya, berikut adalah detail perbedaan antara keduanya yang bisa Anda jadikan pertimbangan untuk investasi bisnis:
1. Fungsi Dasar
Fungsi dasar ruko adalah sebagai rumah tinggal dan toko untuk bisnis atau usaha. Sementara itu, fungsi dasar rumah kantor adalah sebagai rumah tinggal dan kantor untuk skala kecil hingga menengah.
2. Desain Bangunan
Desain ruko umumnya bersifat fleksibel, sehingga Anda bisa mengubah-ubah interior ruko sesuai dengan kebutuhan toko atau usaha. Di sisi lain, desain rumah kantor cenderung tidak dinamis karena mengedepankan profesional dan modernitas.
Baca Juga: Strategi Diversifikasi Bisnis: Pengertian dan Jenisnya
3. Ukuran Bangunan
Seperti yang sudah disebutkan pada bagian apa itu ruko, ukuran bangunan ruko berkisar antara 60 sampai 150 meter persegi saja. Sementara itu, ukuran bangunan rumah kantor berada pada rentang 100 sampai 300 meter. Artinya, rata-rata luas rukan adalah dua kali luas satu ruko.
4. Lokasi
Biasanya, lokasi ruko berada di tepi jalan atau bagian terluar dari kawasan komersial bisnis. Hal ini membuat ruko relatif mudah ditemukan dan tentunya memiliki lokasi strategis. Di sisi lain, rukan tidak selalu berada di tepi jalan, namun ada di kawasan bisnis.
5. Instrumen Investasi
Sebagai instrumen investasi bisnis, ruko memiliki potensi return on investment (ROI) yang stabil melalui pendapatan sewa bulanan dengan tingkat okupansi relatif tinggi sepanjang tahun, terutama jika ruko berada di lokasi sangat strategis.
Sementara rumah kantor dapat memberi Anda kesempatan untuk memasang harga sewa yang lebih tinggi dibanding ruko. Pasalnya, target pasar rumah kantor adalah perusahaan-perusahaan skala kecil hingga menengah.

Demikianlah ulasan tentang apa itu ruko, rukan, serta perbedaan antara keduanya sebagai investasi bisnis. Memilih ruko atau rukan sebagai instrumen investasi Anda dapat menjadi keputusan finansial yang baik, mengingat potensi keuntungan yang sama-sama ditawarkan oleh keduanya.
Jika Anda sedang mencari ruko untuk Anda sewakan kembali, Sinsa District, Eco Town at Sawangan adalah lokasi yang ideal. Area komersial ini berjarak tidak jauh dari gerbang Tol Pamulang dan Sawangan. Lokasi yang strategis tersebut dapat meningkatkan efisiensi waktu, tenaga, dan biaya dalam proses distribusi barang.
Berbagai fasilitas premium yang ada di Sinsa District, Eco Town at Sawangan juga dapat mendukung kemajuan bisnis para tenant yang menyewanya. Sebab, semua tenant ruko ini menghadap langsung ke arah jalan utama, sehingga bisnis atau usaha tenant mudah ditemukan.. Segera hubungi marketing gallery kami untuk informasi lebih lanjut.


